Bawang Putih Pada Masa Yunani Kuno

Dokter Yunani yang paling terkenal adalah hiprokates, hiprokates menganjurkan bawang putih untuk pengobatan luka beracun (gangren) dan keluhan bronkhus seperti pneumonia, katar serta bronkitis. Penggunaan bawang putih telah meluas pada masa yunani kuno dan bukan tanpa makna religius. Bawang putih juga merupakan makanan para atlet untuk persiapan lomba.

Bawang putih diyakini dapat meningkatkan stamina dan ketahanan karena memberikan energi dan kekatan superhuman. Sekarang kita jga tahu bahwa bawang putih sangat membantu membersihkan saluran nafas dan mengencerkan darah. Mengkonsumsi bawang putih secara teratur menyebabkan peningkatan persediaan nutrien ke dalam jaringan otot, mempercepat pembuangan sisa pembakaran seperti asam laktat. Bahan ini merupakan penyebab kejang (kram) serta rasa lelah pada otot sehingga sangat mempengaruhi penampilan secara lebih nyata di bandingkan faktor lainnya. Bukan itu saja, bawang putih juga mempunyai efekvasodilatasi (melebarkan pembuluh darah) sehingga bersama-sama dengan efek pengenceran darah, akan meningkatkan penyediaan oksigen melaluisistem sirkulasi.

Atlet yunani tentu saja punya alasan lain untuk kepercayaan akan manfaat bawang putih sebagai makanan untuk pemenang. Bawang putih pada awalnya dikenal sebagai obat perangsang seksual di yunani, tetapi kemudian bangsa romawi mewariskan pada kita reputasi bawang putih sebagai bahan yang dapat meningkatkan kejantanan maskulin.

Bawang putih

Pos ini dipublikasikan di Manfaat bawang putih dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s